Banner

Diberdayakan oleh Blogger.

What Time Is It ?

Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Misteri Kamar Hotel Angker

Jumat, 22 Februari 2013


Lebih dari 100 tahun yang lalu, sesuatu yang mengerikan terjadi di Berkeley Square.

Nameless Thing of Berkeley Square 
adalah sebuah julukan yang diberikan kepada entitas misterius yang terlihat pada abad ke 18 dan 19 di sebuah gedung era Victorian bernama 50 Berkeley Square di Inggris.




Walaupun kebanyakan peneliti lebih condong memasukkan peristiwa ini ke dalam kategori supranatural, sebagian lainnya beranggapan kalau entitas ini dapat dimasukkan ke dalam kategori Cryptid atau Predator. Ini juga alasan mengapa saya mau menulis mengenai makhluk ini.

Gedung yang angker
Kisah misteri ini berpusat pada sebuah kompleks perumahan yang disebut Berkeley Square.



Kompleks Berkeley Square dibangun pada tahun 1740 oleh seorang arsitek bernama William Kent. Kompleks ini pernah menjadi tempat kediaman tokoh-tokoh penting, diantaranya adalah Winston Churchill yang tinggal di gedung no.48. Lalu, George Canning, perdana menteri Inggris tahun 1827. Ia tinggal di gedung no.50. Dan di gedung inilah, misteri ini berawal.

Tidak ada yang tahu pasti kapan dan bagaimana gedung ini mendapatkan reputasi angkernya. Namun, peristiwa aneh yang menyertai gedung ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir tahun 1700an. Konon menurut legenda, seorang anak perempuan yang tinggal di gedung itu dibunuh dengan sadis oleh pengasuhnya. Sejak saat itu, arwah gadis kecil itu sering terlihat sedang menangis di lantai atas.

Namun baru pada tahun 1840, gedung ini berhasil membangun reputasinya menjadi salah satu bangunan yang paling ditakuti di Inggris.

Horor di lantai dua
Pada tahun itu, Sir Robert Warboys yang baru berusia 20 tahun mendengar rumor mengenai gedung angker itu. Dibesarkan sebagai seorang terpelajar, Warboys menganggap rendah rumor itu dan memandangnya hanya sebagai sebuah urban legend. Rekan Warboys yang tidak setuju dengan pandangan itu segera menantangnya untuk bermalam di lantai dua gedung itu.

Dengan angkuh, ia menerima tantangan itu.

Setelah berhasil meyakinkan sang penjaga gedung, Warboys diberikan sebuah kamar di lantai dua, persis di atas kamar sang penjaga.

Di kemudian hari, kamar itu akan disebut sebagai salah satu kamar yang paling angker di Inggris.

Lalu Warboys naik ke kamar tidur itu berbekal sebuah pistol dan sebatang lilin.

Empat puluh lima menit kemudian, sang penjaga terbangun dari tidurnya. Ia mendengar suara ribut di kamar atas, kamar yang didiami Warboys. Beberapa detik kemudian, suara tembakan terdengar. Dengan tergesa-gesa, ia segera beranjak dan berlari menuju ke atas. Sesampai di pintu kamar, ia segera mendobraknya dengan paksa.

Apa yang dilihatnya tidak akan pernah dilupakannya seumur hidup.

Kondisi di dalam kamar itu hampir tidak berubah. Namun, di sudut kamar yang remang-remang, Sir Robert Warboys terbujur kaku sambil memegang erat pistolnya yang masih mengeluarkan asap. Ia sudah tidak bernyawa lagi!

Apa yang lebih mengerikan adalah ekspresi wajah Warboys.

Giginya mengatup dengan rapat, dan kedua matanya melotot seakan-akan hendak meloncat keluar dari tengkoraknya. Sepertinya ia telah melihat sesuatu yang mengerikan yang telah membunuhnya seketika.

Tidak ada petunjuk mengenai apa yang telah menyebabkan Warboys tewas dengan tragis. Sang penjaga hanya menemukan sebuah lubang di dinding akibat peluru yang ditembakkan dari pistolnya.

Apa yang telah ditembaknya?

Yang pasti 'sesuatu' yang mengerikan.
Beberapa puluh tahun kemudian, "sesuatu" itu muncul kembali. Kali ini, ia terlihat oleh saksi yang hidup! 

Pengalaman dua pelaut

Pada tahun 1887, dua pelaut dari kapal HMS Penelope di Portsmouth bernama Robert Martin dan Edward Blunden yang baru saja menghabiskan uang untuk mabuk-mabukan masuk ke kompleks Berkeley Square dan memutuskan untuk masuk ke salah satu gedung yang ada disitu untuk mencari tempat beristirahat. Kebetulan mereka memilih gedung no.50.


Saat itu, 50 Berkeley Street sudah tidak berpenghuni dan dalam keadaan kosong.

Kemudian mereka berhasil menemukan jalan masuk ke basement dan mendobrak masuk ke dalamnya. Karena menemukan kondisi lantai yang lembab, keduanya naik ke atas, lalu tidur di kamar yang sama dengan kamar yang ditempati Warboys.
Ketika memasuki kamar itu, Blunden yang sepertinya lebih tidak mabuk dibanding Martin segera menyadari kalau suasana di kamar itu membuatnya gelisah. Ia mengatakan kalau ia merasakan kehadiran 'sesuatu'. Namun Martin segera menenangkannya dengan membuka jendela kamar untuk membiarkan angin malam berhembus masuk.

Sekitar satu jam kemudian, sekitar tengah malam, Blunden terbangun karena mendengar suara pintu kamar berderik. Sambil menggosokkan matanya, ia melihat pintu kamar telah terbuka.

Blunden yang heran kemudian memeriksa sekelilingnya.

Tiba-tiba ia melihat sesuatu!



Dalam kondisi yang remang-remang, Blunden melihat sesosok aneh berwarna abu-abu merayap dengan lambat di lantai kayu. Seiring dengan gerakan makhluk itu, Blunden bisa mendengar suara gesekan dengan lantai kamar yang membuatnya bergidik.

Dengan dicengkeram oleh ketakutan yang amat sangat, Blunden membangunkan Martin.

Martin yang terbangun segera menyadari apa yang sedang terjadi di kamar itu. Keduanya lalu melompat dari tempat tidur.
Makhluk itu terlihat berdiri dengan aneh di hadapan mereka. Di belakangnya terdapat pintu kamar yang menjadi satu-satunya harapan mereka untuk melarikan diri.

Blunden yang gemetar melirik ke arah senapannya yang tergeletak dekat jendela. Ketika ia mencoba meraihnya, tiba-tiba makhluk itu melompat dan mendarat di leher Blunden. Blunden panik, ia mulai berteriak dan bergumul dengan makhluk itu.

Melihat kesempatan itu, Martin dengan cepat berlari keluar kamar, menuruni tangga, keluar dari gedung dan segera berteriak mencari pertolongan. Tidak berapa lama kemudian, ia berjumpa dengan seorang polisi yang sedang berpatroli.

Ketika mereka kembali ke gedung itu, mereka menemukan kamar dalam keadaan kosong. Blunden tidak ada disitu!

Lalu, mereka mulai mencari ke seluruh gedung. Ketika sampai di basement, mereka menemukan Blunden. Namun, Ia sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh terpotong-potong!

Sama seperti ekspresi kematian Sir Robert Warboys, wajah Blunden menunjukkan ekspresi ketakutan yang amat sangat.

Dalam versi lain, diceritakan kalau Blunden tidak tewas di basement, melainkan tewas karena jatuh dari jendela akibat ketakutan. Walaupun ada versi-versi yang berbeda, yang pasti semua sepakat kalau ada sesuatu yang mengerikan mendiami gedung 50 Berkeley Square.



Pengalaman Thomas Lyttelton
Kisah penampakan yang dialami oleh Martin mungkin akan dianggap sebagai cerita bohong pelaut yang sedang mabuk. Namun penampakan makhluk ini ternyata juga dialami oleh tokoh masyarakat yang sepertinya tidak punya alasan untuk berbohong. Salah satunya adalah anggota parlemen bernama Thomas Lyttelton yang pernah tinggal di gedung yang sama untuk beberapa waktu.

Pada suatu malam, ketika hendak tidur, Lyttelton melihat sesuatu seperti makhluk hidup di kamarnya. Ia segera mengambil senapannya dan menembak. Ia yakin kalau makhluk itu tertembak karena ia melihatnya jatuh. Namun ia tidak bisa menemukan jejak atau bangkainya.

Makhluk apakah itu?
Menurut para saksi yang mengaku pernah melihatnya, makhluk itu nyaris tidak berbentuk dan terlihat seperti cairan lengket. Ketika ia bergerak, ia akan menghasilkan suara-suara yang aneh. Deskripsi yang diberikan cukup berbeda-beda, namun paling tidak salah satu saksi mengaku menyaksikan kalau makhluk itu memiliki kumpulan tentakel seperti gurita.

Karena adanya deskripsi inilah, beberapa peneliti menyimpulkan kalau makhluk itu kemungkinan adalah jenis gurita air atau makhluk air lainnya yang telah bermutasi dan berhasil bermigrasi dari sungai Thames ke saluran bawah tanah kota London yang akhirnya membuat ia sampai ke gedung Berkeley Square lewat pipa ledeng.

Makhluk ini mungkin sedang mengincar kumpulan tikus yang tinggal di gedung itu ketika tanpa sengaja menemukan para pelaut-pelaut mabuk itu.

Namun, tidak ada penjelasan yang memuaskan mengenai rentang waktu penampakan yang cukup panjang. Jika makhluk itu memang seekor makhluk air yang bermutasi, sepertinya cukup mustahil karena penampakannya mencapai hingga dua ratus tahun.

Karena itu, banyak yang percaya kalau makhluk itu adalah makhluk supranatural, bukan cryptid atau predator. Harry Price, salah seorang yang meneliti misteri ini secara intensif pada tahun 1920an menemukan beberapa fakta menarik. Misalnya, sebelum tahun 1790, 50 Berkeley Square ternyata pernah dijadikan markas para pemalsu dokumen. Price berspekulasi kalau kisah angker gedung itu mungkin telah dihembuskan oleh para pemalsu tersebut untuk menutupi aktivitas ilegal mereka. Namun, sementara Price meneliti lebih dalam, ia menemukan banyak kesaksian dan dokumentasi yang menceritakan kisah perjumpaan dengan Nameless Thing.

Misalnya, ia menemukan sebuah artikel di majalah 'Notes and Queries' yang ditulis oleh W.E Howlett yang terbit tahun 1870. Disitu tertulis:

'Peristiwa Berkeley Square masih misterius. Kisah gedung berhantu di Mayfair itu bisa disimpulkan dengan beberapa kata: Gedung itu memiliki paling tidak satu kamar dengan atmosfer supranatural yang memilik efek buruk terhadap tubuh dan pikiran. Seorang gadis pernah melihat dan mendengar horor itu dan menjadi gila karenanya. Ia tidak pernah sembuh untuk bisa menceritakan apa yang telah dilihatnya.'

Melihat dokumentasi yang cukup banyak, Price hanya bisa mengambil kesimpulan kalau memang aktivitas Poltergeist yang jahat aktif di gedung no.50 pada tahun 1800an. Namun ia percaya kalau aktivitas itu telah lenyap sekarang.

Berkeley Square - Sekarang
Sejak tahun 1938 hingga kini, lantai dasar gedung Berkeley Square telah digunakan sebagai toko buku langka yang bernama Maggs Brothers.



Ed Maggs - pemilik toko buku Maggs Brothers

Walaupun tidak ada penampakan lagi yang dilaporkan dalam kurun beberapa puluh tahun belakangan ini, perlu dicatat kalau para karyawan toko buku itu tidak diijinkan untuk naik ke lantai atas. Menurut mereka, sejak tahun 1950an, polisi telah menaruh sebuah tanda peringatan pada dinding di dalam gedung.

Peringatan itu menyebutkan kalau lantai atas gedung itu tidak boleh digunakan, bahkan untuk gudang sekalipun.
Tidak ada satu orang pun yang mengetahui alasan pastinya...tetapi, paling tidak mereka bisa menduga.

Sumber : http://terselubung.blogspot.com/2010/12/misteri-kamar-paling-angker-di-inggris.html

Misteri Makhuk Banshee

Senin, 11 Februari 2013






Banshee
(diucapkan / ː bænʃi /, BAN-Shee), dari kacang Irlandia [sídhe b ʲ æn ʃi ː] ("perempuan dari sisi" atau "wanita dari gundukan peri") adalah roh perempuan dalam mitologi Irlandia, biasanya dilihat sebagai pertanda kematian dan utusan dari Dunia Lain. mitra Skotlandia nya adalah shìth kacang (juga dieja kacang-shìdh).

SI aos (orang dari gundukan, orang perdamaian) adalah berbagai diyakini sebagai warisan dari dewa Gaelic pra-Kristen, roh alam, atau nenek moyang. Beberapa Theosofls dan Kristen Celtic telah dirujuk ke aos Si sebagai "malaikat yang jatuh".

Ikhtisar

Cerita tentang sidhe-kacang dimulai sebagai seorang wanita peri keening pada kematian tokoh penting. Dalam cerita-cerita kemudian, munculnya Banshee bisa meramalkan kematian. Banshees dikatakan muncul bagi keluarga Irlandia tertentu, meskipun yang membuat keluarga ke daftar ini bervariasi tergantung pada siapa yang menceritakan cerita.

Banshee bisa muncul dalam berbagai samaran. Paling sering ia muncul sebagai perempuan jahanam jelek menakutkan, tapi ia juga dapat muncul sebagai seorang wanita luar biasa cantik usia apapun yang cocok untuknya. Dalam beberapa cerita, sosok yang pertama kali muncul menjadi Banshee "" ini kemudian diturunkan menjadi dewi perang Irlandia, yang Morrígan. tas ini juga dapat muncul sebagai seorang wanita tukang cuci, atau kacang-nighe (cuci perempuan), dan terlihat mencuci pakaian bernoda darah atau baju besi dari orang-orang yang hampir mati.

Meskipun tidak selalu terlihat, suara dia berkabung terdengar, biasanya di malam hari ketika ada orang yang akan mati dan biasanya di sekitar hutan. Pada 1437, Raja James I dari Skotlandia didekati oleh seorang pelihat Irlandia atau Banshee yang diramalkan pembunuhan atas dorongan Earl of Atholl. Ini adalah contoh dari setan dalam bentuk manusia. Ada catatan Banshees beberapa manusia atau nabi menghadiri rumah besar Irlandia dan pengadilan raja Irlandia lokal. Di beberapa bagian Leinster, dia disebut sebagai chaointe kacang (wanita keening) yang dapat meratap begitu menusuk itu menghancurkan kaca. Dalam Kerry di barat daya Irlandia, dia ingin berpengalaman sebagai "rendah bernyanyi, menyenangkan"; di Tyrone di utara, sebagai "suara dari dua papan diserang bersama-sama", dan di Pulau Rathlin sebagai "suara, tipis melengking suatu tempat antara lengkingan seorang wanita dan erangan burung hantu ".

Banshee juga dapat muncul dalam berbagai bentuk lain, seperti yang dari gagak bertudung, cerpelai, hewan kelinci dan musang - terkait di Irlandia dengan sihir.

mitologi
Dalam legenda Irlandia, banshee meraung terdekat jika ada orang yang akan mati. Ada keluarga tertentu yang diyakini memiliki Banshees yang menyertainya, dan yang menangis menyambut kematian seorang anggota keluarga itu.

Secara tradisional, ketika warga dari desa Irlandia meninggal, seorang wanita akan menyanyikan ratapan (di Irlandia: caoineadh, [kɰi n ː ə ʲ] atau [ki ː n ʲ u ː], "caoin" yang berarti "menangis, meratap") di pemakaman warga negara. Ini penyanyi wanita kadang-kadang disebut sebagai "keeners" dan keeners terbaik akan permintaan banyak. Legenda mengatakan bahwa untuk lima keluarga Gaelic besar - Keluarga O'Grady, yang O'Neills, yang O'Briens, keluarga O'Connor, dan Kavanaghs - ratapan akan dinyanyikan oleh seorang wanita peri; tinjauan ke masa depan memiliki, dia akan bernyanyi ratapan ketika seorang anggota keluarga meninggal, bahkan jika orang yang telah meninggal jauh dan berita kematian mereka belum datang, sehingga lolongan banshee itu adalah peringatan pertama rumah tangga itu kematian.

Dalam versi kemudian, Banshee mungkin muncul sebelum kematian dan memperingatkan keluarga dengan ratapan. Ketika beberapa Banshees muncul sekaligus, menunjukkan kematian orang hebat atau suci. cerita kadang-kadang menceritakan bahwa wanita, meskipun disebut peri, adalah hantu, seringkali seorang wanita dibunuh tertentu, atau seorang wanita yang meninggal saat melahirkan.

Banshees sering digambarkan sebagai berpakaian putih atau abu-abu, sering memiliki rambut panjang yang adil yang mereka sikat dengan sisir perak, seorang sarjana detail Patricia Lysaght atribut kebingungan dengan mitos putri duyung lokal. Detail sisir ini juga terkait dengan kisah berabad-abad Irlandia tradisional romantis itu, jika Anda pernah melihat sisir tergeletak di tanah di Irlandia, Anda tidak boleh mengambilnya, atau Banshees (atau putri duyung - cerita berbeda), setelah ditempatkan di sana untuk memancing manusia yang tidak menaruh curiga, akan roh manusia mudah tertipu sedemikian rupa. cerita lain menggambarkan Banshees sebagai berpakaian hijau, merah, atau hitam dengan jubah abu-abu.

Banshees yang umum dalam cerita rakyat Irlandia dan Skotlandia seperti yang dicatat oleh penulis Irlandia-Amerika Herminie T. Kavanagh. Mereka menikmati status mistis sama di Irlandia sebagai peri dan leprechaun. Banshees terus muncul dalam fiksi modern yang berhubungan dengan mitologi, cerita rakyat atau supranatural.

Budaya Celtic

Dalam cerita rakyat Welsh, makhluk yang sama dikenal sebagai perempuan jahanam dari kabut.

perempuan jahanam dari kabut

perempuan jahanam dari kabut, dikenal di Welsh sebagai] 2 Gwrach-y-Rhibyn atau Cyoeraeth, adalah roh tas sebanding dengan Banshee Irlandia. Seperti setan itu, Hag dari kabut digambarkan sebagai seorang wanita jelek, yang menjerit atau menangis dikatakan memperingatkan dari kemalangan atau kematian.

Sering tak terlihat, dia kadang-kadang dapat dilihat di persimpangan jalan atau sungai ketika kabut naik.

menjerit-nya memperingatkan datang kemalangan atau bahkan kematian. Jika itu adalah kematian yang akan datang, nama yang ditakdirkan mati akan didengar dalam "tenor melengking-nya". kemalangan mungkin datang ke orang mendengar suaranya, atau seseorang dalam keluarga mereka.

Sumber : http://akudanmitologi.blogspot.com/2010/08/banshee.html

Kapal Paling Angker

Sabtu, 02 Februari 2013

Ada banyak cerita tentang Kapal Hantu di dunia ini, dari generasi ke generasi di ceritakan tentang cerita menyeramkan tersebut, kali ini exelroze.info menceritakan kembali tentang 5 Kapal Hantu Paling Terkenal di Dunia.


1. The Octavius

The Octavius

Cerita dimulai dari sebuah Kapal penangkap ikan paus bernama Herald tahun 1775 di laut Arktik secara tidak sengaja menemukan sebuah kapal besar terapung-apung di lautan. Ketika di Dekati baru diketahui kapal tersebut bernama lambung The Octavius, The Octavius sendiri juga merupakan kapal penangkap ikan paus, tak ada tanda-tanda kehidupan di Kapal tersebut hingga seorang kru kapal Herald memberanikan diri untuk menaiki kapal tersebut.

Misteri Segitiga Bermuda

Selasa, 22 Januari 2013


Sejak tahun 1942, di laporkan lebih dari 5000 orang dan tak kurang dari 200 kapal laut dan 150 pesawat udara menghilang di segitiga Bermuda tanpa diketahui pasti penyebab yang hingga kini meninggalkan misteri. Segitiga Bermuda terbentang dari pulau Bermuda, Puerto rico dan Miami dengan luas tak kurang dari 400.000 mil persegi.
13462528822107395989
bermuda triangle (wikipedia.org)

10 Kejadian Aneh dan Misteri Dunia Yang Belum Terungkap Hingga Kini

Jumat, 30 November 2012

1.Rumah Hantu The Amityville
amit-to-day
Anda pernah nonton film horror Amityville House? Tahukah Film yang diangkat dari novel horror karangan George dan Kathy Lutz, begitu menyeramkan ketika ditayangkan di layar lebar. Tapi tahukah anda kalau sebenarnya semua kejadian horror itu adalah kisah nyata. George dan Kathy menulisnya dalam novel berdasarkan kejadian sebenarnya yang kemudian diangkat ke layar lebar. Orang percaya bahwa penulis sebenarnya adalah orang yang mengalami kejadian tersebut.
Kisah rumah berhantu itu terungkap tahun 1975 ketika pasangan suami istri pindah ke sebuah rumah di Amityville, New York. Pasangan baru pindah ini tidak tahu kalau rumah itu pada 13 tahun sebelumnya pernah terjadi pembantaian mengerikan. Putra pemilik rumah telah menembak mati semua keluarganya yang berjumlah enam orang. Saat ditangkap, dia mengaku, membunuh karena suruhan suara yang mendengung di kepalanya.

Misteri Benua Atlantis

Minggu, 21 Oktober 2012


Benua Atlantis, Mitos tentang benua Atlantis memang sangat menarik sekali terutama bagi para penjelajah dan peneliti (ilmuwan) ataupun para pakar dari berbagai bidang. Misteri peradaban Atlantis bermula dari seorang filsafat Yunani kuno bernama Plato (427 – 347 SM) dalam buku Critias dan Timaeus. Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara. Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Garis besar kisah pada buku tersebut bahwa Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya. Istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak cemerlang dan megah.
Benua Atlantis
Benua Atlantis yang digambarkan oleh Plato adalah suatu dunia tropis, yang punya banyak hutan, sungai, dan pohon buah-buahan. Teori Plato menerangkan bahwa kemudian Atlantis hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Sumeru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera. kemudian letusan yang paling dahsyat adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.
Benua Atlantis
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Safan Maulana Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger